Saturday, January 13, 2018

Kisah Sejarah Gabi Tanah Jawa

Kisah Sejarah Gabi Tanah Jawa

Kisah Sejarah Gabi Tanah Jawa

KSD.- Histori awal Pulau Jawa seakan terbungkus oleh misteri, karna sekalipun tidak di ketahui keberadaannya oleh dunia hingga pulau ini dikunjungi oleh peziarah dari China, Fa Hien pada th. 412 Masehi.  Berdasarkan buku Histori Gaib Tanah Jawa, karangan CW Leadbeater, Cetakan 1 Maret 2015, dijelaskan, pada 2. 000 th. saat sebelum masehi (SM) , Pulau Jawa telah jadi koloni bangsa Atlantis, tapi kala Atlantis hancur Jawa jadi negeri terpisah.

Nah, dikala masih tetap dikuasai oleh bangsa Atlantis berikut ajaran gaib hitam serta sesat mulai di ajarkan pada masyarakat yg tinggal di Pulau Jawa ini.  Hingga dampak aliran sesat itu lalu makin kuat serta mengakibatkan kerusakan tatanan kehidupan yg ada kala itu. Mereka memuja dewa yg kejam yg senantiasa memohon persembahan manusia serta hidup dibawah bayang-bayang tirani tanpa ada peluang untuk melewatkan diri.

Pada era itu, mereka diperintah oleh raja yg merangkap Imam Agung dari aliran hitam itu. Diantara raja ini ada seseorang yg benar-benar fanatik dalam keyakinan aliran hitam itu.  Sang raja punya kepercayaan kalau cuma dengan menggerakkan praktek keyakinan yg mengorbankan darah sehari-hari, wilayahnya bisa diselamatkan dari kehancuran.  Hal semacam ini dilandasi kepercayaan kalau, dewa-dewa ganas serta haus darahlah yg memegang kendali atas Pulau Jawa ketika itu.

Beberapa dewa sudah memperlihatkan kemampuan dahsyatnya dengan letusan gunung berapi berkali-kali serta bencana-bencana alam yang lain. Raja itu lantas mengambil keputusan untuk melaksanakan satu pemagaran gaib untuk untuk tetaplah melindungi serta pelihara perlindungan atas Pulau Jawa. Salah satu langkahnya dengan praktek pengetahuan gaib dari beberapa pakar sihir.
Hal semacam ini dilaksanakan supaya nantinya seluruh sesembahan darah pada dewa-dewa haus darah yg bercokol di semua Jawa tetaplah dilanjutkan di selama abad-abad mendatang.
Demi terwujudnya maksud itu, dia lalu membuat mantera yg sangatlah kuat diatas Pulau Jawa supaya aliran hitam yg diyakininya itu tdk dapat lenyap selama-lamanya.

Dampak dari hal semacam itu, masih tetap bisa dipandang baik dengan etheris atau astral berbentuk awan gelap yg besar melayang diatas Pulau Jawa.  Awan hitam ini, anehnya terlihat seakan-akan seperti tertambat pada titik-titik spesifik, hingga tidak jadi terangkut oleh angin serta tetaplah tinggal pada tempatnya.

Titik-titik tempat awan hitam ini berencana dimagnetisir oleh raja, dekat dengan kawah-kawah gunung berapi. Salah satu argumennya yaitu karna kawah-kawah itu kebanyakan di huni oleh bermacam model makhluk-makhluk halus. Hingga makhluk-makhluk gaib itu bisa diperintah oleh sang raja.

Lalu pada 1. 200 th. SM berlangsung invasi dengan damai pada Pulau Jawa oleh Raja Vaivasvata Manu yg beragama Hindu.  Mereka datang dengan damai tinggal di pantai serta selanjutnya membuat kota perdagangan kecil yg independent.  Bersamaan saat, kemampuan beberapa pendatang Hindu ini bertambah cepat serta pada akhirnya jadi menguasai dalam komune.

Akan namun walau Agama Hindu sudah di terima oleh masyarakat tetapi dalam sebenarnya pemujaan lama pada ajaran sesat tetaplah ditunaikan serta praktek pengetahuan gaib jadi semakin menjamur.  Lihat keadaan itu Raja Vaivasvata yg berkuasa kala itu memohon untuk kirim ekspedisi ke Jawa pada th. 78 Masehi.

Ekspedisi ini dilaksanakan untuk mencegah dampak jelek dari aliran sesat yg telah membumi di Tanah Jawa itu. Pemimpin ekspedisi ini di pimpin oleh pakar spritual bernama Aji Saka atau Sakaji. Aji Saka ini sangatlah mengerti pekerjaan yg diembannya. Aji Saka lantas menanam benda yg berdaya magnet kuat yg sudah dimantrai di tujuh tempat di Pulau Jawa untuk singkirkan dampak aliran hitam dari tanah Jawa (tumbal untuk tanah Jawa) .

Untuk tempat menguburkan tumbal atau jimatnya yg paling perlu serta kuat, Aji Saka menentukan perbukitan yg menghadap ke Sungai Progo, tempat yg sangatlah dekat dengan titik Pulau Jawa. Legenda tentang Aji Saka ini dalam beragam narasi juga di anggap melambangkan kehadiran Dharma (ajaran serta peradaban Hindu-Buddha) ke Pulau Jawa.


Akan namun penafsiran beda berasumsi kalau kata Saka yaitu datang dari makna dalam Bhs Jawa Saka atau Soko yg bermakna perlu, pangkal, atau asal-mula, jadi namanya berarti " raja asal-mula " atau " raja pertama. Mitos ini menceritakan tentang kehadiran seseorang pahlawan yg membawa peradaban, tata teratur serta kedisiplinan ke Jawa.
Karena Aji Saka sudah menaklukkan raja jahat Prabu Dewata Cengkar sang penguasan hitam yg saat itu kuasai Pulau Jawa.  Legenda ini katakan kalau Aji Saka yaitu pencipta tarikh Th. Saka, atau sekurang-kurangnya raja pertama yg mengaplikasikan system kalender Hindu di Jawa.


Tumbal Aji Saka untuk mencegah kekekuatan hitam juga bertahan sampai beratus-ratus th. lalu. Sampai hingga pada situasi di mana jin kembali berkuasa, hujan darah dimana-mana, bencana menjalar.  Pada masa ini berkembanglah sebagian aliran pengetahuan gaib di Pulau Jawa salah satunya, kejawen, klenik serta kebatinan.

Lantas pada awal zaman 13 datanglah Syekh Subakir seseorang ulama yg di kirim Kesultanan Turki Utsmaniyah ke tanah Jawa. Syekh Subakir yaitu seseorang ulama besar yg di kirim untuk menumbal tanah Jawa dari dampak negatif makhluk halus kala awal penebaran ajaran Islam di nusantara

Karena Syekh Subakir ketahui keadaan Pulau Jawa banyak di pengaruhi unsur gaib yg sangatlah mengganggu. Lantas, Syekh Subakir membawa batu hitam dari Arab yg sudah dirajah. Lalu dengan karomah yg dipunyainya batu hitam dengan nama Rajah Aji Kalacakra itu dipasang di tengahnya tanah Jawa yakni di Puncak Gunung Tidar, Magelang.

Karena, Gunung Tidar dipercayai jadi titik sentral atau pakunya tanah Jawa. Akhirnya kemampuan gaib yg mengganggu di Pulau Jawa bisa dihalau. Pada masa ini pengetahuan kebatinan berkembang sekali lagi jadi sebagian cabang yakni, ketabiban, kawaskitaan, kesaktian, kanuragan, ketahanan, pengasihan, termasuk tenaga dalam.

Lalu sepeninggalan Syekh Subakir pemagaran gaib pada dampak negatif dilanjutkan oleh beberapa Wali Songo. Beberapa wali ini mengajarkan ajaran Islam. Salah salah satunya yg populer yakni Sunan Kalijaga. Wallahu alam bishawab

Saturday, January 6, 2018

Sejarah Pemain Togel Paling Hebat

Sejarah Pemain Togel Paling Hebat
Sejarah Pemain Togel Paling Hebat

KSD.- Pemain togel yg hebat bukan orang yg keranjingan bermain togel. Market Singapore main, market Hongkong turut, market Macau juga yahud, market Sydney bisa, market Korea tidak ingin ketinggal, market Taipei lanjut, market Jakarta nebeng, market Medan main, market Irian Jaya main, dst. Pokoknya apa sajakah yg berhubungan dengan Prediksi togel tentu main. Bukanlah sekian! Pemain togel terhebat yaitu pemain togel yg dalam akhir bln. tabungannya plus bukannya minus. Tersebut pemain togel terhebat! Ingin memakai tehnik apa pun, sepanjang akhir bln. nilai tabungan Anda plus, jadi Andalah Prediksi togel yg terhebat!

Saya punyai rekan yang menyukai main bola. Setiap putaran liga baik liga Inggris, liga Spanyol, liga Itali dan partai-partai kecil yang lain selamanya saja dia mengemukakan dianya kalah atau rugi tak tahu itu Rp 100 juta, Rp 200 juga hingga Rp 300 juta. Mobil dipasarkan, tempat tinggal suratnya digadaikan, dan sebagainya. Tetapi konyolnya dia bangga dengan kekalahan mirip itu. Seakan-akan menginginkan perlihatkan pada kita orang bahkan juga dunia kalau dirinyalah pemain bola terhebat. Dapat kalah beberapa ratus juta sekali liga yaitu orang hebat. Menurut Anda hebat atau goblok rekan saya itu? Nah, Anda ketahui sendiri jawabannya!

Main togel atau judi bola, maksudnya yaitu menang! Bukanlah hal yg hebat bangga dengan kekalahan atau keranjingan. Rekan-rekan paling dekat atau tetangga paling senyum-senyum saja mendengar kita narasi kekalahan kita, tetapi dalam hati mereka menertawakan begitu gobloknya orang satu ini. Namun kita tak menyadarinya.

Cerita Pemain Togel Paling Hebat

Saya menginginkan menceritakan seorang yg saya anggap yaitu pemain togel terhebat. Saya juga kemungkinan tak dapat sesabar beliau. Jadi bukanlah saya yg menempati ranking pertama jadi pemain togel terhebat namun beliau. Anda juga akan tahu sesudah membaca kisahnya. Kisahnya dimulai saat saya terima suatu e-mail yg hingga saat ini juga saya tak sempat tahu terang siapa diri orang itu. Di bawah ini kisahnya…

Yth Suhu Liong Apat,

Suhu, kemungkinan beberapa orang mencaci maki Anda atau berasumsi Anda membagikan suatu hal yg konyol serta diluar batas rutinitas orang. Namun sebenarnya Suhulah yg sudah mencelikkan serta membukakan mata saya juga akan permainan togel ini. Suhulah penolong saya yg memberi keinginan pada saya.

Saya bermain togel telah lebih dari 30 th.. Saat itu saya bermain togel di darat. Bila di katakan menang, pasti saya sempat menang. Tetapi saya juga seringkali kalah. Bila ingin ditotal semua, saya kalah habis-habisan. Semuanya tehnik, semuanya permainan, semuanya langkah telah sempat saya cobalah. Akhirnya sesi belur serta keluarga berantakan.

Satu hari dalam keisengan saya juga akan Internet, saya coba searching dari Google berkaitan permainan Prediksi togel. Lalu saya berjumpa dengan situs (blog) Suhu. Saya simak pelan-pelan serta saya baca semua. Mendadak keinginan itu muncul serta suatu hal yg logis bergulir di fikiran saya. Benar kata suhu cuma dengan ambil celah discount serta lihat celah angka, kita telah dapat menang. Lalu kenapa saya tak berani?

Pada akhirnya saya stop main  togel di darat. Saya berkemauan kumpulkan uang untuk deposit. Saya berusaha giat serta stop main Prediksi togel sepanjang 2 bln.. Saya kerja mati-matian, menabung untuk menghimpun sekitar Rp 15 juta. Pada akhirnya dalam 2 bln. uang itu terkumpul. Saya depositkan semua.

Tahukah Suhu bagaimana saya bermain? Suhu mengajarkan orang untuk buang 10 titik angka mati, 20 titik angka mati bahkan juga kemungkinan lebih. Namun saya tak mengerjakannya. Saya cuma buang 5 titik. Tahukah Suhu berapakah saya menang? Tiap-tiap putaran saya menang sekitar Rp 500rb. Tahukah Suhu telah berapakah lama saya menang? Telah lebih dari 6 bln. serta tak sempat mati sekalipun! Suhu kemungkinan bingung bagaimana saya mematikan 5 titik angka itu. Sederhana saja Suhu. Saya orang umum. Saya cuma belajar memakai akal sehat serta logika yg Suhu berikan. Saya yakin Suhu orang hebat serta pandai. Saya tak sepintar Suhu namun akal sehat saya jalan. Saya menyeleksi 5 titik

dari perkiraan angka mati dari Suhu. Bila Suhu menang saya tentu menang, bila Suhu kalah saya masihlah menang.

Terima kasih pada Suhu yg sudah membantu beberapa orang seperti saya. Saya pernah berfikir bila Rp 15 juta saya simpan di bank, berapakah bunga yg saya miliki? Bila saya pakai untuk buka usaha, berapakah pengorbanan, saat, tenaga kerja yg butuh saya sediakan? Belum juga pasti sekali lagi juga akan berhasil. Jadi walau beberapa orang mencaci maki Suhu, termasuk juga kaki tangan bandar, Suhu orang yg berjasa bikin saya dapat semangat serta survive kembali.

Thursday, January 4, 2018

Kisah Sang Pahlawan Revolusi Dunia Jendral Achmad Yani

Kisah Sang Pahlawan Revolusi Dunia Jendral Achmad Yani

Kisah Sang Pahlawan Revolusi Dunia Jendral Achmad Yani

KSD.- Pria kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922 itu merupakan seorang jenderal yang namanya masuk sebagai pahlawan revolusi. Mungkin jika ia masih bisa bicara saat ini, ia akan mengatakan jika dirinya tak butuh embel-embel 'pahlawan revolusi'.

Meski sematan tersebut dirasa tak akan pernah mampu untuk mengganti jasa sang jenderal yang gugur dalam perjuangan.
Achmad Yani meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 di usia 43 tahun. Ia diculik dan dibunuh oleh anggota Gerakan 30 September.


Kisah hidup Ahmad Yani


Achmad Yani merupakan anak dari keluarga Wongsoredjo yang bekerja di sebuah pabrik gula milik Belanda. Ia dan keluarganya kemudian pindah ke Batavia (Jakarta) tahun 1927. Setelah beranjak dewasa, Yani meninggalkan sekolah tinggi yang diambilnya guna mengikuti wajib militer di tentara Hindia Belanda, pada tahun 1940.

Ia kemudian belajar mengenai topografi militer di Malang, Jawa Timur. Namun pasca kedatangan Jepang tahun 1942, Yani dan keluarganya pindah kembali ke Jawa Tengah. Pada tahun 1943, ia bergabung dengan tentara buatan Jepang PETA (Pembela Tanah Air), dan menjalani pelatihan lebih lanjut di Magelang.

Usai berlatih di Magelang, Yani meminta untuk dilatih sebagai komandan peleton PETA dan dipindahkan ke Bogor, Jawa Barat.Setelah selesai berlatih, ia kembali dikirim ke Magelang sebagai instruktur.

Pasca Kemerdekaan


Setelah Indonesia merdeka, Yani bergabung dengan tentara republik dan berjuang melawan agresi militer Belanda. Ia membentuk batalion yang dikomandani oleh dirinya dan berhasil memukul mundur Inggris di Magelang. Yani juga berhasil mempertahankan Magelang saat Belanda hendak mengambil alih kota. Karena prestasinya tersebut, ia kemudian mendapat julukan sebagai "Juru selamat Magelang".

Selain itu, Yani juga memprakarsai serangkaian serangan gerilya yang diluncurkan pada awal 1949 untuk mengalihkan perhatian Belanda. Sementara Letnan Kolonel Soeharto saat itu dipersiapkan untuk Serangan Umum 1 Maret yang diarahkan pada Yogyakarta. Belanda yang kalah, akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia.

Setelah berhasil dalam berbagai serangan di Magelang dan Yogyakarta, Yani dipindahkan ke Tegal. Pada tahun 1952, ia kembali dipanggil untuk melawan Darul Islam, sebuah kelompok pemberontak yang berusaha untuk mendirikan sebuah teokrasi di Indonesia. Untuk menghadapi kelompok pemberontak ini, Yani membentuk sebuah kelompok pasukan khusus yang disebut The Banteng Raiders. Pasukan Darul Islam di Jawa Tengah pun mengalami kekalahan dan akhirnya berhasil ditumpas sepenuhnya.

Belajar ke luar negeri


Pada Desember 1955, Yani berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar di Komando dan Staf Umum College, Fort Leavenworth, Texas. Setahun kemudian ia pulang dan dipindahkan ke Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta. Saat itu Yani menjadi anggota staf Umum untuk Abdul Haris Nasution. Di Markas Besar Angkatan Darat, Yani menjabat sebagai Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat sebelum menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat untuk Organisasi dan Kepegawaian. Pada bulan Agustus tahun 1958, ia memerintahkan Operasi 17 Agustus terhadap Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia pemberontak di Sumatera Barat.

Pasukannya pun berhasil merebut kembali Padang dan Bukittinggi dari tangan pemberontak. Atas keberhasilan tersebut, ia kemudian dipromosikan menjadi wakil kepala Angkatan Darat ke-2 staf pada 1 September 1962 dan kemudian Kepala Angkatan Darat stafnya pada 13 November 1963. Saat itu secara otomatis Yani menjadi anggota kabinet, menggantikan Jenderal Nasution.

Meninggalnya Achmad Yani


Amelia Yani, anak kandung sekaligus saksi mata pembunuhan Achmad Yani mengaku tak bisa melupakan detik-detik saat ayahnya meninggal dunia, 1 Oktober 1965. Amelia mengungkapkan, peristiwa itu berlangsung saat dini hari.

Sekelompok orang datang ke rumahnya yang beralamat di Jalan Lembang Nomor D 58, Jakarta Pusat. Tak ada setengah jam, sebuah peristiwa kejam harus Amelia saksikan dengan mata kepalanya sendiri. Ayahnya yang tak lagi berdaya diseret dengan posisi kepala berada di bawah. Saat itu Amelia mengaku jika jantungnya serasa mau copot melihat tragisnya siksa terhadap ayahnya.

Tiga hari kemudian, ia baru mendengar kabar mengenai ayahnya. Jenderal Achmad Yani dikabarkan wafat, di dalam sumur tua di kawasan Lubang Buaya. Di sana ditemukan juga lima jasad para stafnya di Markas Besar Angkatan Darat; serta satu jasad seorang perwira pertama, Pierre Tendean, ajudan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Abdul Haris Nasution.

Wednesday, January 3, 2018

Awal Sejarah Dunia Angka

KSD.- Mendengar kata angka, yang terlintas di pikiranmu pasti 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Tapi apa kamu pernah terpikir, bagiaman awal sejarah angka tersebut? Bagaimana angka dapat disimbolkan seperti yang kita kenal saat ini

Angka jadi hal yang sangat penting bagi setiap aspek dalam kehidupan manusia. Dengan angka, kamu dapat menghitung dan menuliskan permasalahan di sekitar dengan lebih mudah. Misalnya, menghitung tanggal, uang, meteran listrik, dan sebagainya.

Belum diketahui dengan jelas siapa orang yang pertama kali menemukan angka-angka tersebut. Abah Salma Sampayya dalam bukunya, Keseimbangan Matematika dalam Alquran, menuturkan bahwa catatan angka pertama kali ditemukan pada selembaran tanah liat. Dibuat oleh suku Sumeria yang tinggal di daerah Mesopotamia sekitar tahun 3.000 SM.

Berbagai peradaban di dunia turut membahas tentang sistem angka dalam perkembangannya. Misalnya, bangsa Mesir kuno menulis angka pada daun lontar. Mereka menulis dengan tulisan hieroglif.
Awal Sejarah Dunia Angka


Garis lurus melambangkan satuan, lengkungan ke atas untuk puluhan, lengkungan setengah lingkaran menyamping (seperti obat nyamuk) untuk ratusan, dan jutaan dilambangkan dengan simbol seorang laki-laki yang menaikkan tangan. Sistem ini lalu dikembangkan oleh bangsa Mesir menjadi sistem hieratik.

Sedangkan, bangsa Roma menggunakan tujuh tanda untuk mewakili angka, yaitu I, V, X, L, C, D, dan M. Deretan tersebut dikenal dengan angka Romawi. Digunakan di seluruh Eropa hingga abad pertengahan. Sementara itu, angka modern saat ini berasal dari simbol yang digunakan oleh para ahli matematika Hindu India di tahun 200 SM. Kemudian, dikembangkan oleh seorang Arab sehingga disebut angka Arab.
Awal Sejarah Dunia Angka


Namun bagi para penjudi Angka juga dapat digunakan Untuk Membuat sebuah Prediksi Togel malam ini dalam sebuah Permainan Situs Bandar togel online terpercaya. yang mana disetiap Prediksi togel hari ini sudah pasti akan di pasangkan di pasaran togel Angka  Siluman Serta selalu saja menunggu  hasil keluaran nomor togel bila mana Prediksi togel malam ini yang mereka buat dengan angka-angka akan keluar.

Kemajuan besar lainnya adalah pengembangan gagasan angka nol sebagai bilangan dengan lambangnya tersendiri. Nol telah digunakan dalam notasi posisi sejak 700 SM oleh orang-orang Babylon. Namun, mereka melepasnya bila menjadi lambang terakhir pada bilangan tersebut. Konsep nol di masa modern berasal dari matematikawan India, yaitu Brahmagupta. Dibanding dari seluruh angka yang ada (1-9), angka 0 (nol) adalah angka yang paling terakhir kemunculannya. Bahkan, angka nol pernah ditolak keberadaannya oleh kalangan gereja Kristen.

Orang yang paling berjasa memperkenalkan angka nol di dunia ini adalah Al-Khawarizmi, seorang ilmuwan Muslim terkenal. Beliau memperkenalkan angka nol melalui karyanya yang monumental, Al-Jabr wa al-Muqbala. Familiar? Yes, sekarang ini kita mengenalnya dengan nama Aljabar. Angka nol ini lalu dibawa ke Eropa oleh Leonardo Fibonacci dalam karyanya, Liber Abaci. Semakin dikenal luas di zaman Renaissance dengan tokoh-tokonya, Leonardo da Vinci dan Rene Descartes.

Kisah Sejarah Gabi Tanah Jawa

Kisah Sejarah Gabi Tanah Jawa KSD .- Histori awal Pulau Jawa seakan terbungkus oleh misteri, karna sekalipun tidak di ketahui keberada...